Batu Merah Delima, Antara Mustika dan Batu Mulia

Batu Merah Delima, Antara Mustika dan Batu Mulia

Batu merah delima telah digambarkan dalam posisi keindahan tertinggi dalam setiap perumpamaan, cerita rakyat dan tradisi kuno selama hampir jutaan tahun lamanya. Telah lama batu ini menjadi batu keberuntungan bagi banyak kerajaan di seluruh dunia. Catherine of Aragon menggunakan batu ini sebagai perhiasan, yang dipercaya berubah menjadi gelap dan tidak menarik satu hari sebelum Henry VII mengumumkan perceraiannya.

Raja Henry V menggunakan “The Black Prince Ruby” untuk pelindung kepalanya saat dia berperang melawan Perancis di Agincourt tahun 1415. Setelah itu, terungkap bahwa batu tersebut hanyalah sebuah spinel. Namun, tetap saja spinel ini ditempatkan di Imperial State Crown di London. Batu merah delima yang diukir cukup digemari karena menarik keberuntungan dan meningkatkan kekuatan secara misterius.

Ular dan Naga adalah ukiran yang paling sering digunakan pada batu merah delima. Bahkan, batu merah delima dianggap sebagai salah satu hadiah untuk menghormati Krishna dan Buddha. Penganut Hindu berpendapat bahwa cahaya merah pada batu ini berasal dari api abadi yang tidak dapat dipadamkan oleh siapapun.

Warna:
Batu merah delima, seperti namanya berwarna merah, korundum berkualitas batu mulia dianggap sebagai salah satu batu mulia terbaik pada perhiasan. Batu merah delima dapat tersedia dalam berbagai macam warna seperti merah, dari merah muda hingga ungu atau merah kecoklatan, tergantung dari zat besi dan krom yang dikandungnya.

Asal:
Batu Merah Delima dari Burma adalah batu yang paling terkenal dan yang paling dicari di seluruh dunia, namun kristal yang cukup indah ukirannya dapat ditemukan di mana saja. Beberapa dari batu ini ditambang dari beberapa tempat seperti Sri Lanka dan India.

Emosi:
Batu Merah Delima membuat pikiran memikirkan cinta dalam berbagai macam arti agar makna sesungguhnya dari cinta dapat kita ketahui. Persepsi dari pikiran kita tentang cinta besar pengaruhnya dalam penampilan psikologi kita. Pengaruh dari masa lalu, contohnya, dapat merusak simpati, analisa, dan pilihan seseorang tentang cinta sehingga dapat merusak makna cinta terebut.

Oleh karena itu, hal ini dapat menjadi dasar bahwa ekspresi fisik dari cinta dapat berubah menjadi hal yang tidak menyenangkan dan bahkan menghancurkan diri sendiri. Sebagai tambahan, kombinasi Batu Kuarsa dan Batu Merah Delima dapat digunakan untuk menyederhanakan konsep kita tentang cinta. Ini adalah konsep baru dan berharga dapat memperbaiki masalah apapun yang terjadi di pengalaman masa lalu kita.

Komposisi Kimia:

Rumus Kimia:
AI2O3
Tingkat
Kekerasan:
9
Gravitasi
Spesifik:
3.9 – 4.1
Indeks Pembiasan:
1.76 – 1.77

Aspek Holistik dari Batu Merah Delima

Batu Merah Delima cukup dikenal sebagai batu mulia yang memberikan semangat dalam kehidupan. Jika Anda menyukai hidup yang ekstrim, namun sering kehilangan fokus, batu merah delima dapat membantumu lebih fokus serta memberikan kebijaksanaan dalam dunia Anda. Tidak dengan memikirkan setiap pemikiran satu per satu, batu ini membantu Anda memilih rute yang paling dinamis dalam diri Anda.

Batu Merah Delima, Antara Mustika dan Batu Mulia | wowman99 |