Gedung Sate Bandung sebagai Tempat Wisata Ikonik di Kota Kembang

Gedung Sate Bandung sebagai Tempat Wisata Ikonik di Kota Kembang

Gedung Sate Bandung merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Kembang yang wajib Anda kunjungi saat liburan ke sana. Bahkan, tiap agen wisata Bandung pasti akan mencantumkan nama Gedung Sate pada paketan wisata di Bandung yang ditawarkannya. Hal itu dikarenakan Gedung Sate benar-benar sudah menjadi ikon Kota Bandung dari dulu hingga sekarang. Tentu saja ada sejarah dan latar belakang hingga dinamakan Gedung Sate semacam itu. Anda mungkin salah satu orang yang belum pernah liburan ke Bandung, apalagi mengunjungi Gedung Satu. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mengetahui informasinya lebih detail terlebih dulu, sebelum nanti mengunjunginya langsung.

Lalu, apa yang perlu diketahui mengenai Gedung Sate Bandung? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian berikut yang semoga bermanfaat.

Informasi umum

Diketahui bahwa Gedung Sate beralamat di Jalan Diponegoro Nomor 22 Kota Bandung, Jawa Barat. Gedungnya mulai dibangun pada tanggal 27 Juli 1920 di bawah pemerintahan Hindia Belanda yang berkuasa saat itu. Selesai dibangun pada bulan September 1924. Gedung Sate dalam perjalanan waktu mengalami beberapa renovasi dan inovasi sampai berdiri gedung yang sekarang.

Baca juga: Berkunjung ke Museum 3D Bandung, Sensasi Wisata Kekinian

Gaya arsitektur gedungnya tentu saja mengadopsi gaya Belanda yang bisa dilihat dari model, eksterior, maupun interiornya. Kita semua tentu juga sudah mengetahui bahwa bangunan-bangunan kuno peninggalan Belanda biasanya kuat, kokoh, dan megah. Salah satu contoh nyatanya adalah Gedung Sate Bandung. Ada tiga lantai di dalam gedungnya dengan keseluruhan luas lantai sekitar 28.000 meter persegi.

Apa yang menarik dari Gedung Sate Bandung?

Anda yang ingin liburan ke Bandung dan mau mengunjungi Gedung Sate memang perlu mengetahui hal-hal menarik di tempat tersebut. Dengan begitu, Anda tidak akan kecewa saat di sana. Kenapa dinamakan Gedung Sate? Pada awalnya, gedung ini bernama Gouvernements Bedrijven (GB) atau kantor gubernur di era penjajahan Belanda. Namun seiring perkembangan zaman, masyarakat sekitar lebih familiar menyebutnya Gedung Sate. Hal itu dikarenakan terdapat ornamen tusuk sate di bagian paling puncak atau atas menaranya paling tinggi. Penanda tersebut yang membuat Gedung Sate Bandung terkenal hingga pelosok Indonesia, bahkan hingga mancanegara.

Sejak tahun 1980, Gedung Sate menjadi Kantor Gubernur Jawa Barat karena menjadi pusat pemerintahan provinsi. Selain tusuk satenya tersebut, arsitektur Gedung Sate secara keseluruhan juga menjadi daya tarik tersendiri. Pasalnya, arsitekturnya mengkombinasikan antara Indonesia dan Eropa. Bisa dibilang seni arsitekturnya merupakan hasil eksperimen yang benas-benar terasa faktor estetika atau keindahannya. Oleh karena itu, jangan heran jika tidak sedikit turis asing yang berkunjung ke Gedung Sate Bandung hanya untuk bernostalgia akan model gedung khas Eropa yang mungkin sudah tidak ditemukannya lagi di negaranya.

Baca juga: Museum Sri Baduga, Tempat Wisata Edukatif yang Menyenangkan

Terdapat menara Gedung Sate di lantai paling atas. Anda bisa menaiki lift atau menaiki tangga kayu untuk sampai di paling atas. Sesampainya di atas, Anda dapat melihat sekeliling Kota Bandung dari atas. Anda yang sudah capek berkeliling di dalam Gedung Sate bisa beristirahat sejenak di taman yang mengelilingi gedung tersebut. Tamannya indah dan rapi karena dirawat setiap hari. Anda pun bisa sekedar duduk-duduk di taman sambil menikmati udara yang sejuk. Namun perlu diingat, Anda tetap harus menjaga kebersihan di taman Gedung Sate. Jangan pernah membuang sampah sembarangan di sana. Lagipula, sudah disediakan tempat-tempat sampah di sekitar taman yang mudah dijangkau.

Lokasi Gedung Sate Bandung

Lokasi Gedung Sate yang berada di tengah kota memang sangat mudah untuk dijangkau. Anda yang ingin mengunjunginya silakan segera menuju Kota Bandung melalui kendaraan pribadi atau umum. Sepertinya cukup mudah untuk menjangkaunya. Anda mungkin salah satu orang yang belum pernah mengunjungi Kota Bandung. Silakan saja memanfaatkan peta konvensional ataupun peta digital. Apalagi sekarang sudah ada gadget berbasis internet yang di dalamnya ada fitur Google Map.

Baca: Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Pesona Alam Jernihkan Mata

Anda bisa menggunakannya untuk menemukan lokasi Gedung Sate Bandung lebih cepat. Jika masih bingung, tak perlu malu untuk bertanya kepada orang atau masyarakat sekitar Bandung. Tak perlu khawatir, mereka yang asli orang Bandung otomatis juga orang suku Sunda ramah dan selalu membantu sesama. Lagipula, masyarakat Bandung ingin mendapatkan citra atau kesan sebagai daerah wisata yang aman, nyaman dan ramah. Tanya saja kepada orang-orang di sekitar saat berada di tengah Kota Bandung dan Anda merasa kebingungan karena merasa tersesat. Dijamin, Anda bisa segera menemukan lokasi Gedung Sate yang ingin dituju.

Tiket dan jadwal buka

Perlu diketahui bahwa Gedung Sate Bandung merupakan salah satu tempat wisata di Kota Kembang yang dibuka untuk masyarakat umum, tetapi tidak gratis. Silakan semua orang baik wisatawan lokal, domestik, atau mancanegara mengunjunginya. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, pria dan wanita. Semuanya bisa masuk ke dalam Gedung Sate, asalkan membeli tiketnya terlebih dulu. Informasi yang didapatkan bahwa tiket masuk Gedung Sate sebesar Rp 5000/orang.

Hasil penjualan tiket masuknya sebagian besar digunakan untuk perawatan Gedung Sate secara keseluruhan setiap harinya. Memang, Gedung Sate masih menjadi tempat aktivitas perkantoran Pemkot Bandung, tetapi gedung utamanya sudah menjadi objek wisata yang dikunjungi banyak orang tiap harinya. Sepertinya, nominal tiket masuknya cukup terjangkau untuk semua orang atau wisatawan.

Sebelum mengunjunginya, Anda juga harus mengetahui jam buka tutup Gedung Sate Bandung agar tidak kecele saat sudah berada di sana. Diketahui bahwa Gedung Sate dibuka untuk umum setiap hari mulai dari pukul 09.30 – 16.00 WIB. Jangan lupa membawa gadget yang Anda miliki masing-masing untuk menjepret dan mengabadikan tiap moment seru serta mengasikkan saat berada di Gedung Sate. Silakan Anda pilih sendiri spot-spot menarik yang bisa dijadikan latar belakang foto Anda.

Baca juga: Upside Down World Bandung, Tempat Wisata yang Instagramable Banget

Sebaiknya, Anda tak perlu banyak membawa makanan dan minuman. Apalagi sampai mengkonsumsinya hingga mengotori lantai gedung. Memang di beberapa pojok gedung sudah diletakkan tempat sampah. Namun demikian, alangkah baiknya jika Anda tak perlu mengkonsumsi makanan dan minuman di dalam gedung untuk mengantisipasi sampah dan kotoran lainnya yang tercecer. Semua itu juga bertujuan baik untuk kenyamanan semua pengunjung tanpa terkecuali.

Bersantai di taman Gedung Sate

Setelah lelah berkeliling dan beraktivitas di dalam Gedung Sate Bandung, saatnya Anda istirahat sejenak. Silakan memanfaatkan taman di sekitar Gedung Sate yang memang diperuntukkan untuk bersantai. Anda bersama keluarga dan orang tercinta dapat sekedar duduk-duduk sambil makan dan minum. Namun perlu diingat, Anda tetap harus menjaga kebersihan di taman tersebut. Buanglah bungkus atau sisa makanan dan minuman di tempat yang sudah disediakan. Jika Anda mungkin tak menemukan tempat sampahnya, sebaiknya membungkus dan menyimpannya untuk sementara waktu hingga menemukan tempat sampahnya.

Baca juga: Menikmati Air Terjun Pelangi di Curug Cimahi yang Mempesona

Itulah sedikit informasi mengenai Gedung Sate Bandung yang bisa disampaikan di sini. Semoga informasinya bermanfaat bagi Anda sekalian, khususnya yang ingin liburan ke Bandung.

Gedung Sate Bandung sebagai Tempat Wisata Ikonik di Kota Kembang | wowman99 |