Menikmati Keindahan Panorama Gunung Tangkuban Perahu

Menikmati Keindahan Panorama Gunung Tangkuban Perahu

Ternyata, ada banyak objek atau tempat wisata di Bandung yang layak untuk dikunjungi saat liburan. Salah satunya adalah Gunung Tangkuban Perahu yang namanya sudah populer hingga pelosok Indonesia. Bukan hanya di dalam negeri saja, tetapi juga sudah terkenal hingga mancanegara. Buktinya, tidak sedikit turis asing yang mengunjungi gunung eksotik tersebut. Mereka datang untuk membuktikan sendiri keindahan panorama di gunung yang lekat dengan cerita rakyat Sangkuriang. Pemandangan alam yang begitu luar biasa saat berdiri di puncaknya. Dengan begitu, tiap manusia tidak bisa membantah lagi kekuasaan dari Tuhan yang mampu menciptakan alam sehebat itu.

Anda mungkin salah satu orang yang belum pernah liburan ke Bandung, dan sangat ingin ke sana. Maka dari itu, segera rencanakan untuk berwisata ke Bandung dengan mengunjungi banyak destinasi liburan yang keren-keren. Jangan lupa menjadwalkan berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu karena sudah menjadi tempat wajib yang harus dikunjungi saat liburan ke Bandung. Dijamin, Anda tak akan kecewa dan menyesal saat mengunjunginya karena memang benar-benar indah.

Baca: Gedung Sate Bandung sebagai Tempat Wisata Ikonik di Kota Kembang

Lalu, informasi apa saja yang perlu diketahui perihal objek wisata Gunung Tangkuban Perahu sebelum benar-benar ke sana nanti? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian berikut.

Informasi umum Gunung Tangkuban Perahu

Anda perlu mengetahui informasi umum perihal gunung yang ada di Jawa Barat ini terlebih dulu sebelum nanti mengunjunginya. Diketahui bahwa Gunung Tangkuban Perahu ini berlokasi sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, Jawa Barat atau masuk wilayah Cikole, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Anda bisa menuju lokasinya dengan mengendarai kendaraan pribadi atau umum. Untuk lebih mudah dan praktisnya, gunakan saja Google Maps lalu Anda bisa menelusuri perjalanannya hingga menemukan lokasinya. Di sepanjang perjalanan, Anda akan melihat hutan pohon pinus dan hamparan kebun teh yang menggoda mata. Tidak ada salahnya Anda berhenti sejenak untuk menikmati keindahan panorama serta kesejukan udaranya. Jangan lupa mengambil jepretan fotonya sebagai kenang-kenangan.

Gunung yang memiliki ketinggian 2.084 meter di atas permukaan laut ini masih tergolong aktif. Erupsi terakhir tercatat pada tahun 2014. Selain itu, di bagian puncaknya masih masih tercium asap belerang yang cukup menyengat. Jika tidak hati-hati, orang yang menghisapnya bisa menyesakkan data hingga keracunan. Oleh karena itu, Anda sebagai wisatawan harus tetap berhati-hati saat berkunjung dan mendaki gunungnya.

Sejuknya Udara di Tangkuban Parahu

Anda juga perlu mengetahui temperatur atau suhu udara di sana, yaitu sekitar 17 derajat Celcius pada siang hari dan sekitar 2 derajat Celcius di malam hari. Anda mungkin memutuskan untuk camping atau menginap di sekitar gunung harus menyiapkan segala sesuatunya, seperti jaket tebal dan baju hangat. Namun demikian, rasa dingin saat di sana bisa diobati dengan menyalakan api unggun sambil mencicipi makanan dan minuman khas Bandung yang mampu menghangatkan tubuh.

Baca: Menjelajahi Taman Pasupati Bandung yang Unik dan Menarik

Gunung Tangkuban Perahu memiliki kawasan hutan yang masih terjaga keasriannya hingga sekarang. Oleh karena itu, Anda juga harus turut menjaga lingkungan alam sekitar di sekitar gunungnya. Misalnya, pastikan api unggun sudah mati saat Anda mau meninggalkannya. Hal tersebut untuk mengantisipasi kebakaran hutan. Contoh lainnya, yaitu jangan membuang sampah sembarangan. Biasanya sampah sisa atau wadah makanan, botol minuman plastik, tisu, dan lain sebagainya. Jika Anda tak menemukan tempat sampah di sekitar situ, kumpulkan dan masukkan dulu sampah-sampahnya ke dalam wadah plastik, lalu dibawa hingga menemukan tempat sampah untuk dibuang di situ. Jadi, partisipasi Anda sebagai pengunjung atau wisatawan sangat dibutuhkan demi terjaganya lingkungan alam di Gunung Tangkuban Perahu.

Asal-usul Gunung Tangkuban Perahu dari cerita rakyat

Legenda asal-usul Tangkuban Perahu memang tidak dapat dipisahkan dari cerita rakyat yang diceritakan secara turun temutun hingga sekarang. Dimana legenda Sangkuriang yang dalam cerita jatuh cinta dan ingin menikahi Dayang Sumbi, yang ternyata ibu kandungnya sendiri. Namun, Sangkuriang tidak mengetahuinya, sementara Dayang Sumbi tak ingin menikahi buah hatinya sendiri. Maka dari itu, dia mengajukan syarat kepada Sangkuriang disuruh membuat sebuah telaga dan sebuah perahu dalam semalam. Ternyata, Sangkuriang gagal membuatnya dan marah besar. Dia menendang perahu yang dibuatnya itu hingga terbalik dan berubah menjadi sebuah gunung yang diberi nama Tangkuban Perahu.

Baca: Museum Sri Baduga, Tempat Wisata Edukatif yang Menyenangkan

Itulah asal-asul Gunung Tangkuban Perahu yang diceritakan dalam sebuah cerita rakyat. Dikarenakan hanya cerita rakyat, sehingga tidak benar-benar terjadi. Lagipula, isi ceritanya bersifat khayal dan fiksi yang mungkin hanya dipercaya oleh anak-anak kecil saja. Namun demikian, tentu ada nilai-nilai atau pembelajaran yang bisa dipetik dari cerita tersebut. Misalnya, hubungan cinta kasih terlarang antara orang tua kandung dan anaknya sendiri memang tidak boleh dilakukan. Selain itu, ambisi dan kesombongan memang akan berakhir dengan kegagalan. Silakan Anda renungi sendiri cerita rakyat Sangkuriang tersebut.

Wisata murah yang ternyata tidak murahan

Apa yang disebut wisata murah kaitannya berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu? Disebut wisata murah karena Anda tak perlu mengeluarkan budget uang banyak. Mulai dari berangkat menuju lokasi objek wisatanya, tiket masuknya, hingga membeli beragam suvernir cantik serta menikmati kulinernya. Anda bisa membuktikan sendiri saat liburan ke Bandung nanti. Apalagi Anda yang ke sana mengendarai kendaraan pribadi. Sementara untuk tiket masuknya, diketahui harganya sebesar Rp 20.000/orang untuk pengunjung atau wisatawan lokal dan domestik. Adapun untuk wisatawan asing harus membayar tiket masuknya sebesar Rp 200.000/orang.

Baca juga: Menikmati Air Terjun Pelangi di Curug Cimahi yang Mempesona

Selain menikmati keindahan panorama alami pegunungannya, Anda juga bisa membeli beragam cinderamata yang dijual dengan harga bervariasi. Jangan takut untuk menawar harganya siapa tahu Anda mendapatkan yang lebih murah. Bila perut sudah keroncongan dan persediaan makanan serta minuman habis, silakan membelinya di sekitar objek wisata yang dijajakan oleh masyarakat sekitar. Anda bisa memilih sendiri menu kuliner untuk mengganjal perut agar tidak lapar lagi. Harganya juga bervariasi dan yang penting murah meriah. Setelah perut Anda tak lapar lagi, silakan untuk berpetualang lagi sepuasnya agar mendapatkan banyak pengalaman menarik saat mengunjungi gunung eksotis di Jawa Barat ini.

Lalu, apakah Anda tertarik untuk berlibur dan berwisata ke Gunung Tangkuban Perahu? Jika iya, segera rencanakan dan persiapkan segala sesuatunya dengan matang. Mulai dari budget uang, akomodasi, tempat penginapan, dan lain sebagainya. Semua harus dipersiapkan dengan lengkap dan matang. Terutama Anda yang berdomisili jauh dari Bandung, Jawa Barat, atau bahkan luar Pulau Jawa.

Baca: Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Pesona Alam Jernihkan Mata

Jangan lupa mengajak seluruh anggota keluarga dan orang-orang tercinta liburan ke Bandung. Dengan begitu, Anda bisa bersenang-senang bersama-sama mereka sepuasnya. Satu lagi yang tidak boleh ditinggalkan, yaitu peralatan dan perlengkapan gadget terutama fungsi kamera serta videonya agar bisa menjepret dan merekam setiap momen berharga di sana. Jadi, selamat liburan ke Bandung dan semoga Anda bersenang-senang di Gunung Tangkuban Perahu sepuasnya.

Menikmati Keindahan Panorama Gunung Tangkuban Perahu | wowman99 |