Review Kebun Binatang Bandung, Tiket, Lokasi, Sejarah DLL

Review Kebun Binatang Bandung, Tiket, Lokasi, Sejarah DLL

Kebun Binatang Bandung merupakan salah satu objek wisata keluarga yang sudah populer hingga pelosok Indonesia. Disebut wisata keluarga karena tempat liburannya bisa dikunjungi oleh semua orang tanpa terkecuali. Mulai dari anak-anak bahkan bayi sekalipun hingga orang tua lanjut usia. Semua bisa masuk ke dalam kebun binatang tersebut dan bersenang-senang di sana. Namanya saja kebun binatang sudah pasti banyak jenis dan macam binatang yang dikoleksi sekaligus dipamerkan di dalamnya. Mulai yang berukuran kecil hingga besar. Tentu saja tiap binatang tersebut mempunyai nama, bentuk, dan karakteristik yang berbeda antara yang satu dengan lainnya. Maka dari itu, Anda bisa melihat, membaca, dan mengetahui informasi mengenai binatang-binatang tersebut.

Baca juga: Stadion Si Jalak Harupat, Alternatif Tempat Wisata yang Ikonik

Bahkan. bukan tidak mungkin Anda bisa berinteraksi langsung dengan beberapa jenis binatang yang ada di kebun binatang. Tentu saja masih dengan pengawasan dari petugas atau pawang hewan yang bersangkutan. Misalnya, menaiki gajah, berfoto dengan harimau atau singa, memberi makan buaya, dan lain sebagainya. Semua aktivitas tersebut tentu tak mungkin dilakukan di alam bebas karena sangat berbahaya. Berbeda jika Anda mengunjungi kebun binatang bisa melakukannya. Sangat menarik, bukan?

Lalu, apa yang perlu diketahui dari Kebun Binatang Bandung? Apa saja yang menarik di dalamnya hingga direkomendasikan untuk dikunjungi para wisatawan? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian berikut yang semoga bermanfaat.

Informasi umum Kebun Binatang Bandung

Kebun binatang yang satu ini berlokasi di Jalan Kebun Binatang Nomor 6 Lebak Siliwangi, Coblong, Bandung, Jawa Barat. Tempatnya bersebelahan dengan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) dan di pinggiran sungai Cikapundung. Diketahui bahwa Kebun Binatang Bandung dibangun pada tahun 1930 oleh Bandung Zoological Park (BZP). Pelopor dan ide pembangunannya dari Direktur Bank Dennis, Googland.

Didukung oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang berkuasa saat itu di Bandung. Pada masa pendudukan Jepang, kebun binatang menjadi tidak terawat dan tak diurusi. Tidak sedikit binatang yang mati ataupun lepas dari kandangnya karena tidak diberi makan. Akhir di tahun 1948 atau setelah kemerdekaan RI, kebun binatang tersebut mulai direhabilitasi dan direnovasi yang tujuan utamanya menjadikan tempat itu sebagai objek wisata di Bandung.

Selanjutnya pada tahun 1956, Bandung Zoological Park diganti namanya menjadi Marga Satwa Tamansari. Kebun binatang tersebut dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 13,5 hektar. Dari luasan seluruh kawasannya, sebagian dipakai untuk areal kandang binatang, taman dan rerumputan, taman ria dan kolam perahu, serta pengolahan perahu. Selain itu, masih ada beberapa bangunan lainnya di Kebun Binatang Bandung, seperti kantor, gedung akuarium, dan jalan setapak untuk para pengunjung.

Terkait: Taman Gesit Bandung, Wisata Nuansa Hijau, Aktif & Menyehatkan

Diketahui bahwa Kebun Binatang Bandung mempunyai begitu banyak jenis binatang yang dikoleksi sekaligus dipamerkan untuk para pengunjung yang datang. Tercatat sekitar 213 jenis binatang dikoleksi di kebun binatang tersebut, yang dibedakan lagi menjadi 79 jenis binatang dilindungi dan 134 binatang tidak dilindungi. Semua koleksi binatangnya berasal sebagian besar dari wilayah Indonesia.

Namun, ada juga koleksi binatang asal luar negeri yang pastinya membutuhkan perawatan lebih intensif dan berbeda. Sementara itu, tidak menutup kemungkinan koleksi binatangnya bertambah. Pasalnya, beberapa jenis binatang juga dikembangbiakan di kebun binatang. Selain itu, kemungkinan ada sumbangan binatang dari masyarakat Bandung atau dari luar negeri untuk dirawat di kebun binatang. Jadi, koleksi binatangnya bisa bertambah banyak.

Bersenang-senang di Kebun Binatang Bandung

Anda bisa menjangkau lokasi kebun binatang ini cukup mudah karena akses jalannya juga mudah. Silakan mengendarai kendaraan pribadi atau umum untuk bisa menjangkau lokasinya. Lebih mudah dan praktis lagi Anda memanfaat gadget berbasis internet yang dimiliki masing-masing. Pasalnya, di dalamnya ada fitur Google Maps yang dapat dimanfaatkan untuk menemukan lokasi objek tertentu. Jika sudah diketahui alamat lengkapnya, pasti akan ditunjukkan akses jalan yang harus dilalui untuk menuju lokasinya. Anda yang hampir setiap hari menggunakan gadget pasti mudah mengaplikasinannya.

Jangan lupa untuk membawa bekal makanan dan minuman untuk disantap bersama keluarga tercinta. Namun perlu diingat, makanan tersebut untuk disantap sendiri dan bukan diberikan binatang di sana. Binatang-binatang di kebun binatang tidak boleh diberi makanan sembarangan yang dapat mempengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang hewan yang bersangkutan. Sudah ada petugas di Kebun Binatang Bandung yang akan memberi makan semua binatang di sana.

Anda bisa menikmati suasana bersantap kuliner beralaskan tikar atau matras di luar rungan. Pastinya menyenangkan momen semacam itu. Akan tetapi, selalu jaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan karena hanya mengotori kebun binatangnya. Sisa makanan dan minuman atau wadahnya silakan dibuang di tempat-tempat sampah yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola kebun binatang.

Menarik: Liburan ke Museum Mandala Wangsit Siliwangi yang Bersejarah

Ternyata, Anda tidak hanya disuguhi dan menikmati pemandangan dari banyak binatang yang dipamerkan di dalamnya. Ada wahana flying fox, taman bermain, dan kolam di sekitar kebun binatang yang dapat dikelilingi dengan perahu ataupun perahu bebek. Oleh karena itu, Anda yang mempunyai buah hati kecil jangan lupa mengajaknya ikut serta ke Kebun Binatang Bandung. Pasti anak-anak kecil tersebut sangat senang dan bergembira bisa menikmati beragam permainan dan keseruan di sana.

Jadi, jangan heran bila di akhir pekan, hari libur nasional, ataupun musim liburan dipastikan pengunjungnya membludak. Maka dari itu, Anda yang ingin berkunjung ke kebun binatang tersebut di waktu-waktu pengunjung ramai sebaiknya mempersiapkan segala sesuatunya serta harus lebih berhati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama Anda yang mengunjungi Kebun Binatang Bandung bersama keluarga atau rombongan tertentu.

Lalu, berapa harga tiket masuknya?

Diketahui bahwa Kebun Binatang Bandung merupakan milik swasta dan bukan milik Pemkot Bandung atau Pemprov Jabar. Maka dari itu, konsep bisnis tetap dijalankan dalam mengelola kebun binatang tersebut. Pasalnya, perawatan secara keseluruhan dari semua binatang di dalamnya mengandalkan keuangan sendiri. Salah satu pemasukan untuk kebun binatang, yaitu dari penjualan tiket masuknya. Dibandrol Rp 20.000/orang untuk orang dewasa dan Rp 15.000/orang untuk anak-anak. Sementara bagi pengunjung yang membawa anak kecil berumur di bawah 3 tahun, digratiskan masuk ke dalamnya. Harga tiket yang cukup terjangkau untuk semua orang dan kalangan tanpa terkecuali.

Setelah membeli tiket masuknya, Anda bisa segera masuk ke dalam kebun binatang untuk berkeliling dan melihat banyak binatang yang dikoleksi di situ. Jika sudah lelah berjalan-jalan, silakan istirahat sejenak di beberapa tempat duduk yang sudah disediakan di bawah pohon rindang yang sejuk. Ada juga toilet untuk bisa digunakan para pengunjung. Selain itu, ada mushola untuk pengunjung yang ingin menunaikan sholat. Masih banyak fasilitas pendukung lainnya yang dapat dimanfaatkan.

Baca: Wot Batu Bandung, Tempat Wisata yang Instagramable + Antimainstream

Demikianlah informasi mengenai objek wisata Kebun Binatang Bandung. Jangan lupa mengunjunginya saat Anda liburan ke Bandung yang seru dan menyenangkan.

Review Kebun Binatang Bandung, Tiket, Lokasi, Sejarah DLL | wowman99 |