Berwisata Religi dengan Mengunjungi Masjid Raya Bandung yang Megah

Berwisata Religi dengan Mengunjungi Masjid Raya Bandung yang Megah

Masjid Raya Bandung juga merupakan salah satu ikon Kota Kembang. Jadi, Anda yang ingin liburan ke Bandung jangan sampai lupa mengunjunginya. Khususnya, Anda sekalian yang beragama Islam memang sudah sepantasnya di tiap-tiap daerah atau wilayah wisata berkunjung ke tempat ibadah atau yang sejenisnya. Dengan begitu, Anda bisa berwisata religi yang bukan hanya ingin mendapatkan pengalaman dan kenang-kenangan yang menarik saja.

Namun lebih tepatnya, mendapatkan ketenangan jiwa dan pikiran. Anda bisa masuk ke dalam bangunan masjidnya yang besar dan megahnya, lalu merasakan kesejukan saat menginjak ubin atau keramik lantainya. Kesejekan akan semakin terasa saat Anda mengambil air wudu dan melaksanakan sholat. Kesejukan di qolbu atau hati yang diinginkan banyak orang di luar sana.

Baca: Berkunjung ke Museum 3D Bandung, Sensasi Wisata Kekinian

Lupakan dulu sejenak hiruk pikuk keramaian di luar. Lupakan dulu kesibukan Anda yang bisa menguras tenaga, waktu, dan pikiran sehari-hari. Sekarang, waktunya berwisata religi di Bandung untuk mencari ketentraman hati dan pikiran. Pastinya mengunjungi Masjid Raya Bandung. Lalu, informasi menarik apa yang perlu diketahui perihal destinasi wisata menarik yang satu ini? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian berikut.

Mengenal lebih dekat Masjid Raya Bandung

Masjid besar ini berlokasi di tengah Kota Bandung, Jawa Barat. Berdampingan dengan alun-alun Kota Bandung. Jadi, Anda yang menuju alun-alun, jangan sampai melewatkan untuk mengunjungi masjidnya, begitu juga sebaliknya. Diketahui bahwa masjid raya pertama dibangun pada tahun 1810. Tentu saja pembangunannya belum berwujud bangunan masjid yang bisa kita lihat sekarang. Sudah beberapa kali mengalami renovasi dan perombakan pada gedungnya. Tercatat Masjid Raya Bandung sudah mengalami delapan kali renovasi di abad ke-19. Selanjutnya, masjid tersebut juga sudah lima kali direnovasi pada abad ke-20. Direnovasi lagi sekali pada tahun 2001 silam. Akhirnya, masjid raya diresmikan pada tanggal 4 Juni 2003 oleh Gubernur Jawa Barat yang pada masa itu dijabat H. R. Nuriana.

Baca juga: Menikmati Keindahan Panorama Gunung Tangkuban Perahu

Diketahui juga bahwa masjid raya pertama dibangun bercorak dan bernuansa Sunda, seperti masyarakat Bandung sendiri yang sulu memang mayoritas bersuku Sunda. Seiring perkembangan zaman, masjid raya direnovasi hingga yang berwujud bangunannya sekarang sudah bercorak Arab. Namun demikian, beberapa pernak-pernik di dalam masjidnya masih mempertahankan nuansa Sunda. Masjid Raya Bandung identik dengan menara kembarnya yang menjulang tinggi ke langit. Bahkan dari kejauhan, sudah kelihatan menara tersebut yang menandakan lokasi dari bangunan masjidnya. Menara kembar di bagian kanan dan kiri masjid diketahui mempunyai tinggi sekitar 81 meter. Ternyata, kedua menara tersebut dibuka untuk umum pada hari Sabtu dan Minggu.

Pancaran Indahnya Kota Bandung Dari Menara Mesjid

Anda sebagai wisatawan juga diperbolehkan masuk dan naik ke menara masjidnya hingga yang tertinggi. Menaranya yang cukup tinggi, sehingga Anda harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bisa naik hingga ke paling atas. Namun, rasa lelah, capek, dan keringatan itu akan terbayar lunas dengan pemandangan yang menakjubkan di lantai teratas menara. Anda bisa melihat pemandangan Kota Bandung dari atas 360 derajat. Jangan lupa untuk membawa gadget Anda masing-masing agar bisa menjepret dan mengabadikan momen seru serta langka saat naik menara masjid raya yang menjulang tinggi tersebut. Untuk bisa menaiki menara Masjid Raya Bandung, Anda harus membayar sebesar Rp 7000/orang dewasa atau Rp Rp 5000/anak-anak.

Baca juga: Menjelajahi Taman Pasupati Bandung yang Unik dan Menarik

Anda juga perlu mengetahui bahwa luas lahan Masjid Raya Bandung sekitar 23.448 meter persegi, sementara luas bangunan masjidnya sekitar 8.575 meter persegi. Masjid raya dapat menampung jamaah sekitar 13.000 orang. Biasanya, jamaah membludak pada saat sholat Jumah atau saat acara-acara penting yang sifatnya insidental saja. Misalnya, tablig akbar, sholat ied, pengajian akbar, atau yang lainnya. Oleh karena itu, silakan Anda mengunjungi masjid tersebut untuk bisa membuktikan sendiri keindahan, kemegahan, dan kenyamanannya.

Berwisata religi ke Masjid Raya Bandung yang gratis

Namanya juga berkunjung ke rumah atau tempat ibadah, sudah pasti tidak dipungut biaya alias gratis. Setiap orang terutama Anda yang beragama Islam dipersilakan untuk masuk ke dalam bangunan masjidnya. Tentu saja Anda harus tetap melakukan adab-adab khusus, seperti melepas alas kaki, menjaga kesopanan, tidak berisik, dan lain sebagainya. Pasalnya, masjid adalah tempat untuk beribadah sholat serta ibadah sunah lainnya, seperti membaca Al Quran, pengajian, dan yang lainnya. Anda sebagai wisatawan harus selalu menjaga nilai-nilai kesopanan saat berada di dalam masjid. Silakan saja Anda mengambil foto atau video di dalam masjid, tetapi tetap harus menjaga kesopanan dan nilai-nilai Islami. Jangan sampai aktivitas Anda mengganggu jamaah yang sedang khusyuk beribadah.

Untuk sekedar duduk-duduk dan melepas lelah, Anda bisa melakukannya di serambi masjid. Pada hari-hari biasa terutama di siang hari yang panas terik, cukup banyak orang yang mengunjungi Masjid Raya Bandung. Tentu saja mereka ingin melakukan sholat berjamaah. Setelah itu, bisa beristirahat sejenak melepas lelah. Satu lagi yang harus Anda perhatikan, yaitu menjaga kebersihan di lingkungan masjidnya.

Baca juga: Gedung Sate Bandung sebagai Tempat Wisata Ikonik di Kota Kembang

Masjid sebagai tempat ibadah harus selalu bersih. Anda saat mengunjunginya mungkin membawa bekal makanan dan minuman kecil. Jika ingin mengkonsusinya, lebih baik di serambi atau halaman masjidnya saja sehingga tidak mengotori bagian ruangan utama untuk sholat. Selain itu, Anda juga tetap harus menjaga kebersihan. Buanglah sampah sisa makanan dan minuman yang Anda bawa di tempat yang sudah disediakan. Ada beberapa tempat sampah di sekitar masjid raya.

Anda bisa menunggu waktu sholat Dhuhur atau Asar berjamaah di Masjid Raya Bandung. Dengan begitu, Anda bisa merasakan sendiri suasana religi bersama keluarga tercinta dan orang terdekat. Wisata yang bertujuan bukan hanya untuk bersenang-senang saja, tetapi juga ingin mencari kedamaian dan ketentraman hidup dengan cara mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Dengan begitu, hidup Anda dan kita semua tidak hampa serta kosong, tetapi sudah terisi hal-hal positif, yaitu nilai-nilai agama. Dalam hal ini adalah nilai-nilai agama Islam karena Anda mengunjungi tempat ibadah umat Islam.

Objek wisata ikonik Kota Bandung

Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia juga menjadi destinasi wisata yang pantas dan direkomendasikan untuk dikunjungi. Salah satu alasannya karena di dalam kotanya terdapat banyak objek wisata menarik dengan tema khusus. Objek-objek wisata yang bisa disebut ikon dari Kota Bandung. Tak terkecuali, Masjid Raya Bandung yang sekarang sudah Anda ketahui informasinya lebih detail, setelah membaca uraian di atas.

Baca juga: Berwisata ke Alun-Alun Kota Bandung, Tempat Ikonik di Kota Kembang

Meskipun dalam wujud bangunan masjid yang berfungsi sebagai tempat ibadah umat Islam, tetapi masjid raya sudah menjadi milik seluruh masyarakat Kota Bandung secara keseluruhan. Lebih luas lagi, masjid besar tersebut sudah menjadi milik masyarakat Indonesia karena memang sudah dibuka untuk umum. Bahkan, wisatawan asing juga dipersilakan untuk mengunjunginya, asalkan sesuai aturan dan persyaratan yang sudah ditentukan. Jadi, silakan berwisata religi dengan mengunjungi Masjid Raya Bandung.

Berwisata Religi dengan Mengunjungi Masjid Raya Bandung yang Megah | wowman99 |