Liburan ke Museum Mandala Wangsit Siliwangi yang Bersejarah

Liburan ke Museum Mandala Wangsit Siliwangi yang Bersejarah

Apa itu Museum Wangsit Mandala Siliwangi? Apakah Anda sudah pernah mengunjunginya atau belum. Jika sudah, tentu Anda bisa bercerita banyak mengenai museum tersebut yang sekaligus sebagai tempat wisata yang menarik. Namun jika belum pernah ke sana, silakan membaca tulisan ini karena akan menginformasikannya secara detail kepada Anda. Terutama Anda yang dalam waktu dekat ini ingin berlibur ke Bandung.

Jangan sampai melewatkan untuk mengunjungi museum tersebut. Jangan lupa juga mengajak seluruh anggota keluarga tercinta dan orang terdekat agar bisa berlibur serta bersenang-senang bersama di Bandung. Lagipula, ada cukup banyak objek wisata di Bandung yang unik, menarik, serta didekomendasikan untuk dikunjungi para wisatawan.

Menarik: Berkunjung ke Taman Lansia Bandung yang Penuh Daya Tarik

Salah satunya adalah Museum Wangsit Mandala Siliwangi. Dari namanya, identik dengan tentara dan militer. Lalu, apakah museum yang daru ini memang menghadirkan suasana militer yang kental? Apa saja daya tarik di dalam museumnya? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian di bawah ini yang semoga bermanfaat bagi Anda sekalian.

Informasi umum Museum Wangsit Mandala Siliwangi

Perlu Anda ketahui bahwa Museum Wangsit Mandala Siliwangi merupakan museum militer yang berlokasi di Jalan Lembong Nomor 236, Braga Bandung, Kecamatan Sumur, Bandung, Jawa Barat. Sekedar mengingatkan bahwa Jalan Lembong merupakan nama salah satu prajurit Siliwangi, yaitu Letkol Lembong yang gugur dalam peristiwa kudeta Angkatan Perang Ratu Adil.

Sebelum diberi nama Lembong, jalan tersebut bernama Oude Hospitaalweg dari bahasa Belanda. Sementara itu, Siliwangi merupakan nama komando daerah militer TNI Angkatan Darat yang bermarkas di provinsi Jawa Barat dan Banten. Nama Siliwangi diambil dari nama raja dari Kerajaan Sunda yang beribukota di Pakuan Pajajaran.

Diketahui bahwa bangunan museum ini dulunya merupakan markas dan kediaman perwira tinggi Belanda yang berhasil direbut pejuang Indonesia. Selanjutnya, dijadikan markas Divisi Siliwangi. Akhirnya di tahun 1966, diresmikan menjadi museum Wangsit Mandala Siliwangi dan dibuka untuk umum. Selanjutnya pada tahun 1979, gedung museumnya direnovasi dengan menjadikannya bertingkat dua. Peresmian penggunaannya lagi pada tanggal 10 November 1980 oleh Pangdam Siliwangi ke-15 Mayjen Yoga Sugama. Prasasti pembangunannya juga ditandatangani oleh Presiden Soeharto.

Baca: Taman Cempaka Bandung, Surga Bagi Pehobi Fotografi

Setelah diresmikan, Museum Wangsit Mandala Siliwangi terbuka untuk masyarakat umum. Siapa saja diperbolehkan mengunjunginya untuk melihat, mengetahui, dan memahami perkemmbangan dunia militer di Indonesia dari zaman perjuangan kemerdekaan hingga sekarang. Mulai dari beragam persenjataan tradisional hingga modern, tokoh-tokoh militer di Indonesia, reformasi TNI AD, dan lain sebagainya. Semua itu bisa Anda ketahui saat mengunjungi museumnya.

Pengetahuan tentang sejarah dan perkembangan dunia militer secara langsung dengan melihat serta membaca beragam barang, benda, serta pernak-pernik yang dipamerkan di dalam museumnya. Jika belum mengetahui atau memahami informasinya, Anda bisa bertanya langsung kepada petugas museum yang bertugas. Mereka pasti akan menerangkan dengan jelas dan gamblang perihal informasi yang Anda tanyakan.

Lalu, apa lagi daya tarik di Museum Wangsit Mandala Siliwangi?

Ada begitu banyak koleksi barang-barang militer yang dipamerkan di dalam museum tersebut. Mulai dari peralatan perang yang digunakan oleh Kodam Siliwangi sejak dulu hingga sekarang. Misalnya, panah, tombak, keris, dan bom molotov. Semuanya itu merupakan senjata tradisional yang pernah digunakan oleh para pejuang kemerdekaan saat melawan pasukan penjajah. Adapun jenis senjata modern yang dipamerkan di dalam museum, antara lain meriam, panser, tank, senjata laras panjang, dan masih banyak lagi. Sebagian senjata tersebut merupakan buatan PT Pindad Indonesia yang artinya buatan dalam negeri. Sebagian senjata lainnya merupakan impor dari negara lain.

Anda juga dapat mengetahui sejarah militer Indonesia sejak zaman perang kemerdekaan. Hal itu dikarenakan dipameran barang-barang maupun senjata yang pernah digunakan oleh para pejuang serta rakyat dalam mengusir penjajah. Bukan hanya penjajah Belanda saja, tetapi juga Jepang yang sekitar 3,5 tahun menguasai wilayah Indonesia. Sebagian besar senjata api yang digunakan oleh para pejuang merupakan rampasan dari musuh, lalu digunakan untuk terus melawan musuh hingga titik darah penghabisan.

Beberapa senjata dan kendaraan yang digunakan pejuang kemerdekaan pada masa pendudukan Jepang, antara lain Bedug Simarame, senjata laras panjang dan pendek, serta tank dan ambulan militer. Semuanya itu tentu masih dalam model lawas atau kuno. Jadi, jangan dibandingkan dengan senjata dan kendaraan militer modern zaman sekarang.

Anda juga bisa melihat beberapa benda seni di dalam Museum Wangsit Mandala Siliwangi. Tentu saja masih bertema militer dan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Misalnya, lukisan-lukisan yang menggambarkan kekejaman Romusha atau kerja paksa rakyat Indonesia pada masa pendudukan Jepang. Selain itu, ada juga koleksi fotografi peristiwa heroik Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946. Foto-fotonya asli dan masih terawat hingga sekarang. Bahkan, juga dipamerkan koleksi busana yang biasa dipakai oleh Ki Hadjar Dewantara. Beliau merupakan Menteri Pendidikan pertama di Indonesia. Busananya berwujud dua jubah berwarna putih dan hitam lengkap dengan pernak-perniknya.

Terkait: Museum Geologi Bandung, Wisata Edukasi Penuh Daya Tarik

Masih banyak lagi koleksi barang atau benda yang bisa Anda lihat dan ketahui informasinya saat mengunjungi Museum Wangsit Mandala Siliwangi. Semua benda koleksinya masih terawat dengan baik serta terlindungi. Anda sebagai salah satu pengunjungnya juga dilarang keras mengambil atau bahkan menaiki benda yang dipamerkan tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti rusak atau yang lainnya.

Maka dari itu, silakan untuk ikut menjaganya dengan sebaik-baiknya. Anda tetap bisa menikmati semua koleksinya. Anda juga tetap bisa berselfie ria dengan latar benda-benda bersejarah tersebut. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan saat berada di dalam gedung museumnya. Buanglah sampah di tempat sampah yang sudah disediakan di situ.

Berwisata gratis sambil mengenal sejarah

Itulah yang akan Anda lakukan saat mengunjungi Museum Wangsit Mandala Siliwangi. Museum yang satu ini juga merupakan salah satu tempat wisata di Bandung yang direkomendasikan untuk dikunjungi. Daya tarik dan kekhasannya adalah memamerkan banyak benda atau barang yang berunsur sejarah militer Indonesia sejak zaman dulu hingga sekarang. Semua benda dan pernak-pernik yang dipamerkan mempunyai informasi, cerita, dans sejarahnya tersendiri. Anda bisa membacanya langsung.

Perlu diketahui Anda tak perlu membeli tiket masuk saat mengunjungi Museum Wangsit Mandala Siliwangi. Dengan kata lain, gratis masuk ke dalam museumnya. Setiap orang diperbolehkan masuk karena memang terbuka untuk masyarakat umum. Dengan catatan, semua pengunjung harus bisa menjaga kebersihan, kesopanan, dan kesusilaan saat di dalamnya.

Mulai dari anak kecil hingga orang tua, pria maupun wanita. Semuanya dipersilakan mengunjungi dan masuk ke dalam museumnya. Anda yang mungkin berkunjung bersama rombongan dari institusi tertentu, disarankan untuk menghubungi pihak pengelola museumnya terlebih dulu sebelum berkunjung agar bisa lebih nyaman saat di sana.

Selanjutnya: Museum Barli Bandung, Kreasi Seni Rupa Yang Mengagumkan

Itulah informasi mengenai Museum Wangsit Mandala Siliwangi yang perlu Anda ketahui. Selamat berlibur di Bandung dan semoga sehat selalu.

Liburan ke Museum Mandala Wangsit Siliwangi yang Bersejarah | wowman99 |