Puisi Cinta: Sebuah Makna di Persimpangan

Puisi Cinta: Sebuah Makna di Persimpangan

Puisi merupakan bentuk ekpresi pikiran dan perasaan yang dituangkan dalam kata imajinatif yang berirama. Puisi dibagi menjadi 2 yaitu puisi baru dan puisi lama. Memahami puisi tidaklah sulit kita tidak perlu menafsirkan kata demi kata melainkan secara keseluruhan saja. Sebelum memahami makna puisi terlebih dahulu kita pahami unsur dalam puisi seperti unsur diksi, irama, maja, tema, amanat dsb.

Misalnya seperti puisi cinta di bawah ini. Puisi yang memiliki judul Sebuah Makna di Persimpangan menceritakan tentang seseorang yang rela menunggu kekasihnya hanya demi sebuah kebahagian yang telah dijanjikanya meskipun kekasihnya tidak pernah ingat lagi akan janjinya. Kesetiaan seseorang itu terlihat dari bait ke 3 dan 4 dimana meskipun waktu terus berputar dan berganti dia tetap rela menunggu sebuah janji kebahagiaan itu.

Sebuah Makna di Persimpangan

Saat malam menghitam
Desir angin mulai membekukan
Sunyi sepi sendiri di persimpangan
Aku masih setia
Menunggu buihan janjimu 5 tahun lalu

Detik arloji yang terus berdenting
Suara detak langkah kaki itu tak kunjung datang
Dingin yang mulai memilukan hati
Aku masih bertahan
Menunggu pengharapanmu 5 tahun lalu

Mesin waktu terus berotasi
Tapi lihatlah…
Aku masih berharap bayangmu
Tapi ingatkah kau…
Di persimpangan ini kau tancapkan sebuah makna

Sebuah makna yang akan selalu kudengar
Sebuah makna yang akan selalu kuingat
Sebuah makna yang akan selalu kusimpan
Sebuah makna yang tidak akan kulupakan

Bisikan alunan doa dan cita-cita
Bisikan alunan masa depan
Bisikan alunan sebuah kebahagiaan
Tidak ingatkah kau?
Tapi ingatlah aku rela menunggu
Demi sebuah janji di persimpangan

Aku Berbeda Tapi Aku Mencintaimu

Sesosok hadirmu diantara milayaran anak adam
Aku bisa meradarmu
Hatiku menuntun untuk menemukanmu
Ya disinilah di tempat ini sebuah kuil tua
Aku mulai mencintaimu

Dunia kecilku terasa menemukan arti
Dia yang membuatku merasa lebih hidup
Dia yang membuatku merasa lebih bermakna
Dia yang membuatku merasa lebih dihargai
Dan dia yang membuat mimpi-mimpi kecilku
Satu persatu menjadi kenyataan

Begitu indah..
Berbagi suka,duka bersama dalam balutan cinta
Dan hanya kaulah..
Sesosok yang ingin aku peluk saat aku merayakan mimpiku

Namun mengapa kita berbeda ?
Saat keyakinan kita tak sama
Saat pedoman kita tak sama
Saat adat kita tak sama
Ah…aku hatiku ketir memilu

Bolehkah aku mencintainya ya Rob ?
Sekali lagi..
Bukan di tempat ini
Bukan di kenyataan ini

Aku tak bisa menolak getaran mahadahsyat yang Kau tumbuhkan
Aku tak bisa lari dari godaan mahadahsyat bisikan cintanya
Aku terpaku pilu tak bisa lagi menyentuhnya
Aku membisu tak bisa lagi menyanyanginya

Kenapa Kau kirimkan sejuta bahagia dengan milyaran duka
Aku menentang..
Tapi apa kekuatanku..
Hanya memilu..

Perbedaan tak akan sirna
Ya selamanya kita berbeda..
Bukan dia tapi aku rela mencintainya sampai aku tak bermimpi

Nah kalau puisi diatas ini, menceritakan tentang seseorang yang awalnya bahagia karena menemukan orang dia cintai. Dia merasa kalau ada orang lain yang begitu mencintainya. Hari-harinya pun terasa berwarna. Namun dia pada akhirnya tersadar bahwa cintanya tak akan pernah bersama karena mereka berbeda agama dan latar belakang keluarga. Perbedaan tak selamanya bisa disatukan meskipun dengan cinta.

Dia berharap dan meminta kepada Tuhan agar dia bisa memiliki kekasihnya ditempat lain yaitu diakhirat karena dia menyadari bahwa Tuhan tak bisa merubah keadaanya. Sesekali dia mengeluh kepada Tuhan mengapa hal ini terjadinya kepadanya, mengapa hanya sebentar merasakan suka. Tapi dia akhirnya mengerti bahwa perbedaan itu akan selalu ada dan dia rela mencintainya meski tak bisa memiliki. Nah mudah kan memahami sebuah puisi. Jadi kita tidak perlu menafsirkan kata demi kata.

Puisi Cinta: Sebuah Makna di Persimpangan | wowman99 |
error: Content is protected !!