Rancangan Penelitian: Lebih Dari Hanya Sekedar Statistik

Rancangan Penelitian: Lebih Dari Hanya Sekedar Statistik

Rancangan penelitian klinis adalah formulasi dari berbagai percobaan dan eksperimen dalam penelitian kesehatan dan epidemiologis. Banyak hal yang akan dijelaskan di sini masuk ke dalam topik umum dari rancangan eksperimen tapi dapat pula berbeda makna, tergantung dari pasien dan etika.

Tujuan dari rancangan penelitian, eksperimen, atau riset dalam manuskrip ilmiah telah banyak berubah secara signifikan selama bertahun-tahun. Tujuan ini telah berkembang dari sebuah penjelasan rancangan eksperimen (contoh, pengumpulan data atau perolehan data) menjadi sebuah penjelasan dari analisis statistik. Hal ini membuat bab “Metode” sulit dibaca dan dipahami.

Rancangan penelitian, eksperimen, atau riset adalah tulang punggung dari sebuah riset yang baik. Rancangan ini akan mengarahkan eksperimen dengan menggunakan kumpulan data, menentukan analisis statistik dari data yang dihasilkan, dan mengarahkan interpretasi hasil. Ketika dijelaskan dengan baik di atas laporan eksperimen tertulis, rancangan penelitian ini berfungsi sebagai sebuah peta jalan bagi pembacanya, membantu mereka mengerti bab “Metode”, dan lalu, rancangan penelitian ini meningkatkan kejelasan komunikasi antara penulis dan pembaca.

Tren yang sedang berkembang sekarang adalah dengan menyamakan rancangan penelitian dengan hanya analisis statistik data. Rancangan penelitian biasanya diletakkan di akhir bab “Metode” sebagai sebuah sub-bab yang disebut “Rancangan Eksperimen” atau sebagai sebuah bagian sub-bab bernama “Analisis Data.” Penempatan ini, sebenarnya, menyamaratakan rancangan eksperimen dan analisis statistik, meminimalisasi efek dari rancangan eksperimen dalam perencanaan dan pelaporan sebuah eksperimen. Penghubungannya tidak tepat, karena beberapa elemen rancangan penelitian yang seharusnya dijelaskan di awal bab “Metode” malah diletakkan di bab “Analisis Statistik” atau, lebih buruk lagi, tidak ditemukan di keseluruhan manuskrip.

Pernahkah Anda berhenti membaca “Metode” untuk menggambarkan variabel pada kertas yang Anda coba baca? Atau pernahkah Anda berulang kali membaca dari depan ke belakang dan ke depan lagi, dari paragraf awal bab “Metode” ke bab “Statistik” untuk mencoba memahami variabel apa yang dikumpulkan dan kapan pengumpulannya dilakukan? Usaha-usaha ini tidak perlu dilakukan jika peta jalan di awal bab “Metode” merangkum bagaimana cara variabel independen saling berhubungan, variabel mana yang diukur, dan kapan variabel tersebut diukur. Waktu pengukuran variabel sangat penting jika variabel yang digunakan dalam analisis statistik tersebut merupakan bagian dari variabel yang telah diukur (contohnya perubahan nilai).

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memperjelas tujuan dan penempatan elemen rancangan penelitian dalam sebuah manuskrip eksperimen. Dengan menggunakan ide ini penelitian ilmiah Anda mungkin akan meningkat dan pastinya dapat memperkuat komunikasi dari ilmu pengetahuan itu sendiri. Ide ini akan membuat manuskrip eksperimen lebih mudah dibaca dan dimengerti dan, oleh karena itu, akan dapat membuat manuskrip ini menjadi bagian dari penentu pengambilan keputusan penting.

Rancangan Penelitian: Lebih Dari Hanya Sekedar Statistik | wowman99 |