Situ Patenggang Bandung, Keindahan Alam yang Tak Terbendung

Situ Patenggang Bandung, Keindahan Alam yang Tak Terbendung

Apa itu Situ Patenggang Bandung? Dibaca dari namanya saja sudah aneh, sehingga membuat penasaran banyak orang untuk mengetahuinya. Terutama Anda sekalian yang bukan orang Bandung atau mungkin belum pernah liburan ke Bandung. Atau mungkin, Anda yang sudah pernah liburan ke Bandung, tetapi melewatkan objek wisata yang satu ini. Memang benar, Situ Patenggang merupakan salah satu destinasi atau tempat wisata di Bandung. Daya tarik utamanya adalah panorama alamnya yang benar-benar masih alami. Dengan begitu, Anda bisa mengunjunginya dan menikmati pemandangan alamnya. Selain itu, masih banyak daya tarik lainnya yang perlu Anda ketahui informasinya sebelum benar-benar ke sana untuk liburan yang menyenangkan.

Terkait: Gedung Sate Bandung sebagai Tempat Wisata Ikonik di Kota Kembang

Anda dapat liburan ke Bandung dan mengunjungi Situ Patenggang Bandung setiap waktu. Tentu saja sebelum ke sana harus mendapatkan informasi yang valid dan lengkap. Dengan begitu, Anda bisa menjadikan informasinya sebagai dasar dan langkah saat ke sana. Oleh karena itu, silakan membaca uraian berikut yang semoga bermanfaat bagi Anda sekalian.

Informasi umum Situ Patenggang Bandung

Perlu Anda ketahui bahwa Situ Patenggang merupakan sebuah danau alami yang berlokasi di Jalan Raya Ciwidey – Rancabali, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung Selatan, Jawa Barat. Lokasinya tidak jauh dari kawasan Kawah Putih Ciwidey. Dengan begitu, Anda bisa bergantian mengunjunginya untuk melihat secara langsung dan lebih dekat keindahannya. Danaunya berada di dataran tinggi atau sekitar 1600 meter di atas permukaan laut. Oleh karena itu, jangan heran jika cuaca dan udara di sana relatif dingin. Namun demikian, kondisi seperti itulah yang dicari banyak orang. Mereka jauh-jauh datang dari berbagai pelosok Tanah Air, bahkan dari luar negeri hanya untuk mencari suasana alami serta kesegaran udara khas pegunungan yang tidakk bisa ditemui di kota-kota besar.

Danau di Situ Patenggang Bandung mempunyai air yang jernih dengan kondisi alam masih alami. Di sekitar danaunya terhampar kebun teh yang begitu menyegarkan saat dilihat mata. Anda pun bisa menghirup udara segarnya sepuasnya di situ dengan gratis. Jika beruntung, Anda juga dapat melihat aktivitas wanita atau ibu-ibu pemetik dauh teh yang biasanya dilakukan pada pagi hari. Pasalnya, daun teh pada pagi hari masih segar dan siap diolah.

Bentangan Asri Nan Indah

Maka dari itu, silakan mengunjunginya di pagi hari. Namun jika tak sempat, Anda bisa bermalam di sekitar Situ Patenggang karena ada yang menyewakan tempat penginapan. Namun bila Anda memilih yang lebih alami dan menantang, tidak ada salahnya bercamping ria dengan mendirikan tenda sekitar situnya. Jika demikian, Anda harus menyiapkan terlebih dulu dari rumah peralatan dan perlengkapan campingnya.

Baca juga: Menikmati Air Terjun Pelangi di Curug Cimahi yang Mempesona

Diketahui bahwa luas Situ Patenggang Bandung sekitar 45.000 hektar. Adapun luas total cagar alam yang di dalamnya juga ada Situ Patenggang adalah sekitar lebih dari 123.000 hektar. Anda bisa mengunjungi Situ Patenggang dari pusat Kota Bandung dengan mengendarai kendaraan pribadi atau umum. Jika mengendarai kendaraan umum, tentu saja harus beberapa kali ganti dan naik turun. Situ Patenggang berjarak sekitar 48 km dari Kota Bandung dengan waktu tempah sekitar 1,5 jam.

Tidak sedikit orang yang menyempatkan diri mengunjunginya untuk sekedar beristirahat, bermain-main, bercengkerama, hingga mengambil foto-foto dengan banyak spot menarik. Anda pun bisa merasa betah di sana dari pagi hingga sore bahkan malam hari. Apalagi di akhir pekan dan hari libur nasional dipastikan pengunjungnya membludak dan sangat ramai.

Berwisata, bersenang-senang, dan menjaga lingkungan alam

Pengunjung di Situ Patenggang Bandung yang membludak tentu dikhawatirkan produksi sampahnya juga melimpah. Hal itu yang menjadi salah satu kekhawatiran pihak pengelolanya. Pasalnya, kesadaran menjaga lingkungan alam belum sepenuhnya dimiliki oleh semua pengunjung objek wisatanya. Masih ada yang membuang sampah sembarangan di sana, padahal sudah ada rambu-rambu atau peringatan tertulis serta disediakan tempat-tempat sampah yang sudah disebar. Tentu saja pihak pengelola atau keamanan tidak bisa mengawasi satu per satu pengunjung yang datang. Bukan hanya anak-anak kecil saja yang ternyata membuang sampah sembarangan, tetapi juga pengunjung orang dewasa.

Baca juga: Keindahan Curug Maribaya, Pesona Alam Tak Tergantikan

Inilah yang sudah seharusnya menjadi bahan instropeksi diri bagi kita semua bahwa lingkungan alam harus selalu dijaga. Apalagi lingkungan alam di berbagai tempat wisata di Indonesia, seperti halnya di Situ Patenggang Bandung. Sebuah objek wisata alam yang menonjolkan panorama dan keindahan alamnya untuk bisa dinikmati oleh semua pengunjung yang datang ke sana. Namun jika tempatnya kotor, banyak sampah berserakan, dan terkesan tidak terawat.

Tentu saja pengunjung yang datang akan merasa kecewa. Mereka bukan hanya kecewa, tetapi hingga komplain. Hal seperti itulah yang jangan sampai terjadi karena bisa berdampak negatif untuk tempat wisatanya. Terlebih untuk pemasukan tempat wisata dan pendapatan daerahnya. Lalu, apa solusi yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya?

Solusi yang paling efektif adalah menyadari dari dalam diri kita masing-masing bahwa menjaga lingkungan alam itu sangatlah penting. Dengan begitu, kita semua bisa mempraktikkan menjaga lingkungan dari cara yang mudah dan sederhana lebih dulu. Misalnya, selalu membuang tempat sampah dari sampah-sampah pribadi yang dihasilkan ke tempat sampah terdekat. Jika tidak atau belum menemukan tempat sampahnya, simpan dulu sampah-sampah tersebut dan nanti dibuang ke tempat sampah yang ditemui.

Baca Juga: Kawah Putih Bandung Selatan, Wisata Alam Meng”Adem”kan

Langkah atau cara membuang sampah seperti itu juga perlu diterapkan di berbagai objek wisata yang ada di Indonesia, tak terkecuali Situ Patenggang Bandung. Dengan begitu, budaya membuang sampah pada tempatnya tidak hanya menjadi slogan saja, tetapi benar-benar dipraktikkan di lapangan. Dampak baiknya, tempat wisata akan terlihat selalu bersih dan rapi, sehingga nyaman untuk dikunjungi.

Berapa harga tiket masuk Situ Patenggang Bandung?

Untuk bisa masuk ke Situ Patenggang dan menikmati seluruh keindahan di dalamnya, Anda harus membayar tiket masuknya terlebih dulu. Harga tiketnya adalah Rp 18.000/orang untuk hari Senin – Sabtu. Sementara di hari Minggu, harga tiketnya Rp 20.500/orang. Selain tiket, Anda juga perlu membayar parkir kendaraan bermotor yang dibawa, jika memang membawanya. Rp 3.500 untuk sepeda motor, Rp 11.000 untuk mobil, dan Rp 22.000 untuk bus.

Tak perlu khawatir perihal fasilitas yang disediakan karena cukup lengkap. Mulai dari parkiran yang luas, mushola, toilet umum, gazebo, rumah makan, dan tempat penginapan. Semua fasilitas tersebut bisa Anda nikmati dan manfaatkan sepuasnya. Tentu saja tidak semuanya gratis karena ada yang harus dibayar, seperti saat Anda ingin membeli menu kuliner atau menyewa tempat penginapannya.

Selanjutnya: Ranca Upas Bandung, Tempat Wisata Ber-Pemandangan Cinta

Itulah informasi mengenai objek wisata Situ Patenggang Bandung yang bisa disampaikan di sini. Selanjutnya, silakan ditindaklanjuti dengan merencanakan liburan ke Bandung yang memang banyak tempat wisata unik, menarik, serta indah yang layak Anda kunjungi. Jangan lupa mengajak seluruh anggota keluarga dan orang tercinta untuk liburan ke Bandung yang menyenangkan.

Situ Patenggang Bandung, Keindahan Alam yang Tak Terbendung | wowman99 |
error: Content is protected !!